RENUNGAN JUPITER

Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam, di atas batu yang hitam, di malam yang amat kelam.

Menyambut datangnya tahun baru

Posted by jupiter pada Desember 27, 2008

Masa lalu, kisah baru dan kesiapanku
(Menyambut datangnya tahun baru)


Satu lagi tentang cinta
cinta yang tak pernah mati
sepanjang hidup kupupuk cinta ini
kubiarkan tumbuh dan terus bersemi
orang ‘suci’ bilang cintaku pekat dan hitam
Sungguh! Kini aku sudah tidak mau lagi peduli

Ada cinta di hatiku
cintaku datang dan pergi
cerahkan hari tepiskan sepi
meski tersingkir dan hampir mati
kuresapi makna cinta di dalam diri
kuikuti terus apa yang menjadi kata hati
sampai tiba masa di mana aku harus menepi

Satu jam yang lalu kamarku pengap dan berbau
bau yang sangat menyengat hingga membuat dadaku sesak
pandanganku kabur oleh kelambu masa lalu yang membuatku layu
langkahku limbung mendekati cermin yang memantulkan kenangan itu
samar aku melihat satu bayangan yang memancarkan satu kisah pilu
segera kutangkup wajahku, kuputar cermin menghadap ke dinding

Cukup! Kali ini aku tak boleh larut lagi dalam kenangan itu
luka masa lalu hanya sanggup membuat hasratku menjadi beku

Perlahan kusentuh tombol motivasi
kutanggalkan segala beban di dalam diri
kubalut goresan pedih yang memanjang di sanubari
kukubur kenangan yang dulu sempat melumpuhkan kaki
pelan-pelan aku beranjak dan mencoba untuk kembali berdiri
kini aku tak mau terkurung lagi dalam sepi dan menggigil sendiri
tak akan kubiarkan cintaku layu dan mati oleh sesuatu yang tak pasti

Satu minggu yang lalu aku mendapatkan cermin baru
cermin yang sama sekali tidak ternoda oleh aroma masa lalu
kupasang cermin baru itu dan perlahan kuhadapkan ke arahku
tersembul satu sosok bayangan dengan senyum yang masih kaku
walau masih ragu kuangkat tangan, kutelusuri setiap lekuk wajah itu
mulai dari dagu, puncak bibir, kelopak mata tak luput dari belaianku

Kutatap lekat-lekat wajah itu
mungkinkah ini wajahku yang baru?
semburat wajah yang memancarkan aura rindu
dengan aneka warna yang mendamaikan kalbu
warna kehidupan dengan satu senyuman
senyum yang sudah tidak lagi beku

Seiring berlalunya tahun yang membelenggu hati dan langkahku
gejolak semangat baru perlahan merebak memenuhi ruang di kalbu
cerahnya pagi serta merdunya kicau burung telah membangunkanku
dari tidur panjang yang selalu dipenuhi oleh bayangan pilu masa lalu
Kusingkap dan kulipat selimut mimpi sendu yang sudah lama berlalu

Selamat Datang Tahun Baru 2009
kusambut hadirmu tanpa sedikitpun tersisa ragu
penuh rindu kubuka lembaran putih yang masih bersih
dengan menanggalkan segala perhitungan harapan masa depan
kujelang datangnya tantangan yang akan menghadang
semoga perjalananku kemudian selalu dilancarkan
dan semoga aku kan terus sanggup bertahan
sampai denyut nadi penghabisan


(Jupiter doc/dalam aura rindu/27desember2008)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: