RENUNGAN JUPITER

Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam, di atas batu yang hitam, di malam yang amat kelam.

Liku-Liku Perjalananku <3>

Posted by jupiter pada Mei 1, 2008

Liku-Liku Perjalananku
( Ketika Perempuan Macho Berkumpul )


Dengan gaya preman yang baru menghirup udara segar, aku dan KJP berjalan ke arah Lobby sambil tak henti bercanda dan saling mengejek. Sementara itu di pintu Lobby berdiri seorang? (Hahaha, gue bingung neh, mo ngejabarin sosok lo, can! Abis machonya ngalahin kita berdua, sih. Kqkqkq…).

Candra merupakan salah satu sahabat maya yang baru pertama kalinya aku sapa langsung secara nyata, selama ini kami hanya sekedar mengenal id masing-masing yang kebetulan berada dalam satu naungan kekeluargaan di salah satu ruang maya (sebelumnya kita sama sekali gak pernah japrian ya, can).

Tapi walau begitu, seperti biasanya apabila preman bertemu dengan sesama preman, meskipun baru pertama kali say hello, jurus SKSD kami (Sok Kenal Sok Dekat) langsung bisa mencairkan suasana.

Tanpa banyak basa-basi, Candra dan temannya, Andra (Kembar yang sama sekali bukan siam) langsung kami culik untuk memenuhi panggilan ternak di perut kami yang sudah mulai berontak.

Andra yang masih ragu karena dalam dua jam ke depan masih ada janji dengan beberapa temannya. Pada akhirnya tidak bisa menolak ajakan makan siang yang sudah mendekati jam makan malam kami tersebut.

(Ngomong-ngomong nggak enak nolak atau emang gak tega ngeliat tampang kelaparan kami, ndra? Atau jangan-jangan tanpa sepengetahuanku, KJP ngeluarin Mandaunya ya, buat nakut-nakutin kamu? Sosok kamu kan lebih menjulang, ndra. Masa takut sama KJP yang imut begitu! Hahaha…).

Setengah di tarik paksa, Andra yang sedianya mau mengikuti undangan kami dengan menggunakan tunggangannya sendiri. Akhirnya menyerah dan merelakan sedan kesayangannya ngejogrok di pelataran parkir kafe. (Enakan pergi rame-rame lagi, ndra. Bisa tumpuk-tumpukan di jok belakang sambil ngebantai kembaranmu, yang masih agak-agak “Jaim” itu).

Dengan kehebohan layaknya empat sahabat lama yang tengah merayakan reuni. Aku, KJP, Candra dan Andra selanjutnya meluncur ke rumah makan Made yang menurut Candra terkenal dengan Nasi goreng berontaknya.

Pssst! Lo salah, can! Berdasarkan informasi dari Beli Ketut (sopirnya Ko Alung), yang terkenal dari rumah makan Made itu bukannya nasi goreng yang sok berontak itu, tapi nasi campur kepitingnya. Pantas pas lagi milih menu, Andra yang irit suara nawarin nasi campur ama gue.

Wah, payah nih, guide kita. Gara-gara kebanyakan “Jaim” sih, lo! Jadi aja ternak-ternak di perut gue tambah berontak, deh! Nasi goreng gitu, lho! Jauh-jauh ke Bali, ternak gue di empaninnya nasi goreng juga. Apes 13, dah! perut gue langsung melilit, euy! (Kagak ada yang ngeh, kan? Kqkqkq…)

Dua semi butch, satu andro dan satu lagi masih diragukan statusnya, seketika langsung menambah suasana rumah makan Made menjadi bertambah gerah.

Pasti gak pada merhatiin ya, kalo tante bule yang duduk di deretan sebelah kita berulangkali memalingkan wajahnya ke arah kita (berisik sih, lo pada. Coba tampang tuh tante kayak bidadarinya Ko Alung, pasti dah gue satronin, deh! Cari mangsa juga kayaknya tuh do’i. Yuk, Mariiii!).

Kurang lebih dua jam kemudian dan setelah ternak di perut kami mulai gencatan senjata lagi. Kami berempat akhirnya melenggang dengan riang meninggalkan rumah makan Made yang sepertinya mensyukuri kepergian kami tersebut.

Mercy Ko Alung yang pas berangkat terasa agak longgar berubah doyong ke belakang, begitu Candra yang berubah menjadi bertambah lebar menggeser Andra yang duduk dengan anteng di antara aku dan Candra. (Sorry can, gue ama andra sih teuteup kuyus, kqkqkq…)

Sepanjang perjalanan sebelum ngedrop Andra di Kafe sebelumnya. Candra menjadi bulan-bulanan kami bertiga. Terutama ketika dia menerima telpon dari kekasihnya yang tinggal di lain kota.

Kekakuannya dalam mengucapkan kata sayang pada kekasihnya, spontan membuat Andra yang irit suara langsung membuka kedok “Jaim” kembarannya itu. Dan pada akhirnya candra menjadi sasaran empuk untuk selanjutnya kami bantai. (Skak Mat buat Candra! Yipieeee!!).

Setelah terlebih dahulu menurunkan Andra di tempat yang aman (kalau gak aman, kami kuatir Andra yang belum mandipun penampilannya masih di atas standar itu di samber bule-bule yang berkeliaran).

Beneran lho, ndra. Sebetulnya gak perlu pake acara mandi dulu juga, penampilan kamu masih jauh lebih rapi kalau dibanding sama penampilan kita bertiga yang sudah ancur-ancuran.

Tanpa Andra dan sesuai dengan requestanku, selanjutnya kami bertiga (sopir gak di hitung, ye) langsung meluncur menuju salah satu outlet yang menjual beragam kerajinan tangan khas Bali.

Seperti layaknya turis domestik yang melakukan perjalanan liburan ke pulau Dewata, tadinya aku berniat untuk membeli beberapa buah tangan untuk aku bawa pulang.

Sambil melihat-lihat koleksi buah tangan yang ada di outlet tersebut, aku menjadi kebingungan sendiri. Siapa yang mau aku bawain buah tangan? kepergianku ini sama sekali gak ada yang tahu. Tidak keluarga, tidak juga sahabat-sahabatku. Mereka tahunya aku tengah melakukan perjalanan bisnis hanya di seputar Jakarta.

Setelah muter-muter gak karuan, akhirnya aku memutuskan untuk membatalkan rencana membeli buah tangan tersebut.

Dan apesnya, dari sini dua sahabatku langsung menjadikan aku sebagai sasaran empuk kejahilan mereka. (Tobaaaaat… gue kagak bisa renang, euy! Plisss, jangan jorokin gue ke laut, ye… Gue balik ke Bandungnya ngojek aja, deh!) (Jupiter doc/30April’08)

To be continue…

2 Tanggapan to “Liku-Liku Perjalananku <3>”

  1. Ki Joko Bodo said

    Jupe! Gue ama Cipcip waktu itu rasanya lemes bgt tau lo k Bali g bilang2 ama keluarga. Untung aje lo selamat sampe k Bdg. Lain kali jgn di ulang y Jupe!

  2. Jupiter said

    Iya nih, Cip. Sekarang ini gw dah bisa, kok! Bisa jitakin lo abis2an maksudnya. Hahaha…

    Suhu, kalo gw tiba2 lenyap, gw ti2p bunda aja, yak! Kalo yg laen sih gak bakal ada yg perduli! Paling banter mereka cuma rebutan warisan gw doank! Blom tau aja mrk, kalo warisan gw tinggal utang maaf ama dosa doank. Hiks!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: