RENUNGAN JUPITER

Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam, di atas batu yang hitam, di malam yang amat kelam.

Idola Masa Kecil

Posted by jupiter pada Januari 20, 2008

Idola Masa Kecil
Oleh : Jupiter

“Tante, lihat ke bawah deh!” seru Revi tiba-tiba dengan mimik muka yang sangat bersemangat.

“Emangnya di bawah ada apa,Vi?” sahutku penasaran sambil menjulurkan kepala ke arah yang ditunjuk putri sahabatku, yang baru berusia empat tahun ini.

“Bukan yang itu tante. Tuh! yang ibu-ibu keren di bawah.” ujarnya lagi jenaka, sambil memandu penglihatanku dengan telunjuknya yang diluruskan ke arah dua orang ibu-ibu yang sedang bercengkrama di sebuah smoking area rumah sakit, tempat suami dari sahabatku di rawat inap.

“Emang siapa ibu-ibu itu, Vi? Revi kenal? Emang keren apanya?” tanyaku sambil mengangkat Revi gemas, ke atas pangkuanku.

“Ya keren lah, tante. Kan ibu-ibu itu ngerokok kayak tante ama bunda!” ujar Revi sambil mengacungkan dua ibu jarinya ke atas.

Waduh! Serentak aku serta sahabatku langsung bertatapan kaget. Sebelum akhirnya kami tertawa terbahak-bahak. Sementara suami dari sahabatku yang mendengar celetukan putri semata wayangnya, langsung mengejek kami berdua.

“Syukurin lo! Emang enak di katain ama anak sendiri,” “Eit! bukan aku yang ngajarin, loh!” tambahnya mengelak dari sorot mata tuduhan kami berdua.

Pada kesempatan yang lain, secara tidak sengaja aku mendengar percakapan tiga orang keponakan dari dua kakak dan adik kandungku. Ketiganya masih duduk di bangku sekolah dasar.. Saat itu mereka sedang liburan di rumah keluarga besar kami.

“Aku kalo udah gede mau jadi insinyur kayak papa, biar sering naik pesawat ke luar negeri.” Kata salah satu keponakan yang masih duduk di kelas 4 SD.

“Kalo aku, pengen punya toko yang gede. Jadi setiap hari punya uang yang banyak kayak om Dani.” Ujar keponakanku yang masih duduk di kelas 3 SD, tidak mau kalah.

Keponakanku yang baru duduk di bangku kelas 1 SD, dengan ceria langsung menimpali percakapan dua saudaranya, “Kalo aku sih, kalo udah besar nanti, pengen jadi anak gaul, biar bisa ngerokok kayak tante Jupie,”

Deg! Aku yang saat itu tengah asyik menjelajah dunia maya, langsung terdiam mendengar celotehan terakhir dari salah satu keponakanku tersebut.

Ini adalah untuk yang kedua kalinya aku mendengar ungkapan kekaguman dari dua orang anak kecil yang sangat dekat denganku. Dan kekaguman itu bukan berasal dari prestasi positifku, melainkan berasal dari kebiasaan buruk yang sampai saat ini tidak pernah bisa untuk aku kurangi.

Sesaat aku jadi flash back ke masa kecilku dulu. Waktu kecil aku sangat kagum terhadap bunda yang selalu terlihat lebih tegar, dibanding almarhum ayahku. Kebetulan bunda dulunya juga merupakan perokok. Aku jadi berpikir tentang asal mula perbedaan orientasi seksku.

Apakah mungkin segala perbedaan yang aku rasakan ini, sebetulnya berasal dari kekaguman masa kecilku yang selalu mengidolakan sosok tegar bunda? (Jupiter doc/Jan08)

***

2 Tanggapan to “Idola Masa Kecil”

  1. Anonymous said

    INI LUCU SEKALI JUPEEE!!! Ngakak aku bacanya…

    :)Lakhsmi

  2. Jupie said

    Lucu ya, sis?! Aku temenin ketawa, ya… Huahaha… Hua..ha..ha… Eh, udahan ya?

    Btw, thanks a lot teacha, dah sudi ngintip coretan asalku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: