RENUNGAN JUPITER

Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam, di atas batu yang hitam, di malam yang amat kelam.

Arsip untuk April, 2008

Liku-Liku Perjalananku <4>

Ditulis oleh jupiter di/pada April 30, 2008

Liku-Liku Perjalananku
( Dibalik Keindahan Sunset )

Discovery Shopping Mall merupakan tempat tongkrongan kami berikutnya.

Setelah mengincar dan sedikit membujuk pelayan Black Canyon Coffee dengan mengeluarkan sedikit jurus rayuan maut Ki Gendeng Pamungkas (KGP).

Seorang pelayan yang kebetulan sedikit kecentilan, akhirnya menyanggupi untuk menyediakan meja kosong diantara meja-meja yang sebetulnya sudah pull book semua tersebut, khusus buat kami.

Meski pada awalnya dia terlihat ragu karena meja darurat yang disediakannya untuk kami itu, hampir melanggar batas wilayah tempat tongkrongan. Namun berkat ‘SKSD’ yang kami lancarkan, akhirnya kami bertiga sukses mendapat tempat tongkrongan di area yang sangat strategis tersebut. (Gila ya! Buat dapetin tempat tongkrongan yang asik aja, mesti mengeluarkan jurus KGP dulu. Fhiuh!!).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Coretanku | 3 Komentar »

Liku-Liku Perjalananku <3>

Ditulis oleh jupiter di/pada April 30, 2008

Liku-Liku Perjalananku
( Ketika Perempuan Macho Berkumpul )

Dengan gaya preman yang baru menghirup udara segar, aku dan KJP berjalan ke arah Lobby sambil tak henti bercanda dan saling mengejek. Sementara itu di pintu Lobby berdiri seorang? (Hahaha, gue bingung neh, mo ngejabarin sosok lo, can! Abis machonya ngalahin kita berdua, sih. Kqkqkq…).

Candra merupakan salah satu sahabat maya yang baru pertama kalinya aku sapa langsung secara nyata, selama ini kami hanya sekedar mengenal id masing-masing yang kebetulan berada dalam satu naungan kekeluargaan di salah satu ruang maya (sebelumnya kita sama sekali gak pernah japrian ya, can).

Tapi walau begitu, seperti biasanya apabila preman bertemu dengan sesama preman, meskipun baru pertama kali say hello, jurus SKSD kami (Sok Kenal Sok Dekat) langsung bisa mencairkan suasana.

Tanpa banyak basa-basi, Candra dan temannya, Andra (Kembar yang sama sekali bukan siam) langsung kami culik untuk memenuhi panggilan ternak di perut kami yang sudah mulai berontak.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Coretanku | 2 Komentar »

Liku-Liku Perjalananku <2>

Ditulis oleh jupiter di/pada April 30, 2008

Liku-Liku Perjalananku
( Hikmah dibalik Suasana “Jaim” )

Minggu, 13 April 2008. Belum puas rasanya berada dalam dekapan hangat sahabat 3 in 1 yang selalu bisa menjadi kawan berantem, kakak yang mengayomi, serta suhu yang selalu siap menyalurkan kesaktiannya dengan membangkitkan semangatku yang timbul tenggelam melalui joke-joke segarnya.

Tiba-tiba aku teringat pada dua sosok lain yang berdiri di belakangku. Sorry sis, bukannya aku lupa, aku grogi menerima tatapan terpesona dari sosok ganteng yang berdiri di sebelahmu (piss… buat KD).

Setelah berjabatan tangan tanpa cipika-cipiki dengan KD dan juga pria ganteng yang ternyata kembaranku itu. Akhirnya aku digiring menuju area parkir bandara (Kirain mau diajakin makan, gak taunya dibawa masuk ke arena ‘Jaim’ lagi. Nasib-nasib! Perutku sih tahan lapar, mulutku ini lho! dah asam banget, bo!).

Perjalanan dari bandara menuju salah satu hotel milik rekan bisnis dari sahabatku ini ternyata tidak memakan waktu lama. Kurang dari setengah jam kami berempat sudah disambut dengan hangat oleh rekan bisnis yang ternyata sahabat lama dari Suhu/Sagita/Ki Joko Pinter (Asyiiik… aku panggil KJP aja, ya… biar kerenan dikit. Hahaha… maksaaaa!)

Ko Alung, itulah nama salah satu konglomerat Bali yang membuatku terpaksa harus menahan gerah, karena merasa gak ethis kalo harus memamerkan baju ‘kutung’ yang ada dibalik jaket hitamku (Demi suhu tersayang, aku rela “Jaim”)

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Coretanku | 2 Komentar »

Liku-Liku Perjalananku <1>

Ditulis oleh jupiter di/pada April 30, 2008

Liku-Liku Perjalananku
( Kusambut Dekapan Hangatmu )

Sudah dua minggu berlalu sejak kepulangan dari perjalanan singkatku ke pulau Dewata. Dari setiap perjalanan biasanya dengan mudah aku bisa menuangkan segala rasa yang menyapa, baik itu perasaan suka maupun duka. Tapi entah mengapa kali ini konsentrasiku tidak pernah bisa fokus, beberapa tulisan yang aku coba rangkai selalu terhenti di tengah jalan.

Pergulatan di dalam bathinku yang tak juga kunjung reda, membuat daya khayal serta ingatanku selalu tiba-tiba menjadi kosong. Lima cerita telah aku tuangkan, namun selanjutnya aku biarkan hanya menggantung tanpa sanggup untuk aku tuntaskan.

Kegagalan itu ternyata bukan saja menenggelamkan semangat bersosialisasiku, namun telah merenggut pula gairah menulisku.

Walau aku telah menyibukan diri dengan mencoba menata kembali jalan hidup yang sempat kacau karena terlalu larut dalam beragam kekecewaan, namun ternyata segla usahaku tersebut belum membuahkan hasil. Aku tetap terpuruk dalam kubangan penyesalan dan kembali terjebak ke dasar lembah yang sangat pekat.

Sampai detik ini aku tidak tahu pasti, apa yang sedang aku kejar dan untuk siapa segala materi ini aku kumpulkan.

Gairahku seakan telah mati, tapak yang kutinggalkan sepertinya sama sekali tidak meninggalkan bekas. Langkahku seperti melayang dan sulit sekali untuk aku pijakan. Aku seperti telah kehilangan pegangan dan rasaku seakan mengambang, sama sekali tak mampu melihat arah masa depan.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Coretanku | 2 Komentar »